Libur
panjang di tempat kerja 7 hari lamanya, hem… sudah banyak angan-angan ingin
kesana kesini. Tanggal 5 Mei 2015 setelah sholat subuh, adek sepupu saya Widji
googling ketemualah Bukit Jamur yang
berada di Kota Gresik. Tempatnya memang bagus akhirnya kami putuskan untuk
hunting foto ke Bukit Jamur di Gresik.
Kalau Cuma berdua kurang ramai, BBM saya ambil dan langsung PM Ervan di BBM yang kebetulan juga
merantau di Surabaya. Gayungpun bersambut pagi itu Ervan free dan
Alhamdulillaah ketambahan personil lagi Diki yang juga sedang merantau di
Surabaya teman saya 1 SMP dulu. 4 personil masih kurang, calling Eko dan Rina
pun dilakukan YES gayung bersambut. Setelah persiapan selesai dan semua
personil sudah kumpul tepat pukul 08.00WIB kami memulai perjalanan dari
Surabaya menuju ke Kota Gresik. Bismillahirohmanirohim.
Tiba
di Kota Gresik GKA pukul 09.57WIB, dan langsung menuju ke arah GKB kemudian
ambil jalur ke Bukit Jamur. Tiba di
pertempatan saya bertanya kependuduk sekitar karena memang belum hafal daerah
Gresik, akhirnya berita menyedihkanpun muncul. Warga setempat bilang “kalau
Bukit Jamur hanya dibuka untuk umum pada hari minggu saja mbk, kalau hari kerja
begini ditutup karena banyak penambang disana” kira-kira seperti itu ujar bapaknya. Hem L lemes kaki saya, Lalu saya
ceritakan ketemen-temen yang lain. Kecewapun terlukis diwajah mereka, tapi kami
ingin mengecek secara langsung apakah bener dekimian. Perjalanan kami lanjutkan
terus sampai kearah pintu masuk “PENAMBANGAN
BUKIT JAMUR” tiba disana sekitar pukul 11.01WIB dan ternyata ditutup.
Kecewa, sedih, marah dan campur-campur mengingat jauh-jauh perjalanan dan
membayangkan keindahan Bukit Jamur yang
juga sudah pernah tayang di Trans 7 itu.
Rasa
kecewa masih ada didalam dada, dan kami istirahat di SPBU terdekat sambil
mengisi BBM dan mengisi perut yang sedari tadi pagi belum terisi. Angin segar
pun berhembus, untuk menutupi kekecewaan akhirnya kami memutuskan untuk pergi
ke pantai Delegan yang letaknya tidak jauh dari kawasan Bukit Jamur. Berharap mendapatkan oleh-oleh foto yang bagus, kurang
lebih pukul 11.45WIB kami tiba di loket pintu masuk pantai Delegan. Mengurusi
perizinan, bayar tiket, parkir motor selesai. Aduuuh dalam hati saya bergumam,
tempatnya seperti pantai Kenjeran di Surabaya,
lebih kecewa lagi jauh-jauh dari Surabaya ujung-ujungnya melihat pantai
yang sering saya kunjungi juga. Sesampainya di pantai Delegan perasaan kecewa
dan malas untuk jeprat-jepret spot yang sudah didepan mata terus saja tak mau
pergi.
Setelah
para personil sudah merasa puas hunting akhirnya kami kembali pulang ke Gresik,
tiba di Gresik mampir dulu ke swalayan untuk membeli minum dan saya membaca
tulisan Pelabuhan Gresik. Hem mata dan hati saya langsung terisi Oksigen. Tidak
menunggu waktu lama akhirnya kendaraan diarahkan menuju ke Pelabuhan Gresik,
kebetulan saudara laki-laki saya juga bekerja di pelabuhan sebagai teknisi.
Tiba di loket pintu masuk pelabuhan, mata saya sudah memandang besarnya
kapal-kapal yang singgah didermaga. Alhamdulillaah.. melihat banyaknya kapal
terobati rasanya. Tidak membuang-buang waktu ambil kamera dan cari spot-spot
bagus saya lakukan. Puas di pelabuhan perjalanan kami lanjutkan menuju Mall disekitar Gresik kota untuk mengisi
perut yang sudah lapar. Akhirnya kami tiba di kota Surabaya pukul 17.30WIB.
Thanks to: Kota Gresik, Pantai Delegan, Pelabuhan Gresik dan Saudara terbaik
Eko, Rina, Widji, Revan dan Diki untuk perjalanan hebatnya.
Oke, Narsis Tipis-Tipis Guys
Aku Masih Berlabuh Di Tempat Yang Sama
Dua Kapalmu Masih Di Tempat Yang Sama
Kota Gresik GKA
Pantai Delegan Gresik
Revan, Firna, & Diki






Tidak ada komentar:
Posting Komentar